• Masjid Agung Kota Sukabumi adalah Pusat Ibadah, Ilmu & Persatuan di jantung Kota Sukabumi. Masjid Peradaban yang Inovatif & Kolaboratif.
Rabu, 19 Agustus 2026

SENI MEMANTASKAN DIRI, BEKAL MENJEMPUT PANGGILAN BAITULLAH

SENI MEMANTASKAN DIRI, BEKAL MENJEMPUT PANGGILAN BAITULLAH
Bagikan

SUKABUMI — Majelis Ta’lim Al Marwah menggelar kegiatan pengajian bertema “Seni Memantaskan Diri, Bekal Menjemput Panggilan Baitullah” di Masjid Agung Kota Sukabumi, Selasa (18/8/2026), pukul 13.00–15.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB ini dipimpin oleh narasumber Tina Haryati, S.Pd.I., M.Pd., CH, CHt., dan diikuti dengan antusias oleh seluruh jamaah.

Dalam pemaparannya, Tina Haryati mengajak jamaah untuk memaknai kehadiran di majelis ilmu sebagai wujud dari panggilan Allah SWT. Ia mengingatkan jamaah agar setiap amal kebaikan—sekecil apa pun—tidak disia-siakan, melainkan dijadikan bagian dari ikhtiar dan doa mendekatkan diri kepada-Nya.

Kajian kemudian difokuskan pada persiapan spiritual bagi para jamaah yang akan berangkat umrah dalam waktu dekat serta calon tamu Allah yang memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Jamaah diajak untuk membangun keyakinan, memperbanyak doa, serta memantaskan diri dengan amal dan kerinduan kepada Baitullah.

Sebagai bentuk motivasi, Ustadzah Tina atau dikenal dengan sebutan Uti juga membagikan pengalaman pribadinya mengenai keinginannya untuk menunaikan umrah. Ia menceritakan bahwa keinginan tersebut tumbuh meskipun saat itu dirinya belum memiliki tabungan khusus untuk umrah. Ia kemudian mulai mempersiapkan paspor sebagai salah satu bentuk ikhtiar, sembari tetap meyakini bahwa rezeki dan kesempatan untuk berangkat merupakan kehendak Allah.

Dalam kajian tersebut, Uti turut menceritakan kisah seseorang yang akhirnya memperoleh kesempatan umrah setelah sebelumnya memiliki keterbatasan secara ekonomi. Kisah itu disampaikan untuk menggambarkan pentingnya menjaga kerinduan kepada Baitullah dan terus berikhtiar. Uti juga mengajak jamaah untuk tidak merasa kecil hati karena kondisi ekonomi ketika memiliki keinginan untuk beribadah ke Tanah Suci.

Menurut Uti, kemampuan secara materi bukan satu-satunya hal yang menjadi penentu seseorang dapat berangkat ke Tanah Suci. Karena itu, ia mengajak jamaah untuk terus memantaskan diri, berdoa, dan menjaga kerinduan kepada Allah. Jamaah juga diajak untuk membayangkan diri berada di hadapan Ka’bah dan memohon agar Allah memberikan kesempatan untuk menjadi tamu-Nya.

Kegiatan pengajian berlangsung dengan interaksi antara Uti dan jamaah. Jamaah beberapa kali merespons pertanyaan dan ajakan yang disampaikan selama kajian, termasuk ketika ditanya mengenai keinginan untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Kajian menjadi momentum bagi jamaah untuk memperkuat doa, ikhtiar, dan kesiapan diri dalam menjemput panggilan Allah menuju Baitullah.

SebelumnyaKemerdekaan adalah Amanah, dan Amanah Selalu Datang Bersama Kekuatan
Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Agung Kota Sukabumi
Jl. A. Yani No. 55 Kel. Gunung Parang Kec. Cikole Kota Sukabumi
Tahun Berdiri1935