Mensyukuri Nikmat Islam dan Al-Qur’an
Kota Sukabumi – Saudaraku yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, membiasakan diri membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang harus terus kita perjuangkan. Jangan sampai Al-Qur’an hanya kita simpan di rak, tetapi jarang kita baca. Jangan sampai kita hanya membacanya ketika ada acara tertentu, sementara dalam kehidupan sehari-hari kita justru jauh dari petunjuknya.
Mari kita jadikan membaca Al-Qur’an sebagai kebiasaan, meskipun hanya beberapa ayat setiap hari. Setelah membacanya, berusahalah memahami maknanya dan mengamalkan pesan-pesannya dalam kehidupan. Sebab, kemuliaan seorang Muslim tidak hanya terletak pada banyaknya bacaan, tetapi juga pada kesungguhan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Ada dua pemberi syafaat yang disebutkan dalam ajaran Islam, yaitu Rasulullah Muhammad SAW dengan izin Allah SWT dan Al-Qur’an. Rasulullah SAW memberikan syafaat atas izin Allah, sedangkan Al-Qur’an menjadi pemberi syafaat bagi orang-orang yang membaca dan mengamalkannya sesuai dengan tuntunan yang diajarkan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Iqra’ul-Qur’āna fa innahu ya’tī yaumal-qiyāmati syafī‘an li aṣḥābih.”
Artinya: “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim).
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa mensyukuri nikmat Islam dan nikmat Al-Qur’an. Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam, mencintai Al-Qur’an, rajin membacanya, memahami kandungannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
