Replika Panji Kesultanan Banten: Ketika Seni, Sejarah, dan Spiritualitas Menyatu
Oleh: Ustadz Boby Es-Syawal
Sukabumi, 6 Juli 2025 / 10 Muharram 1447 H — Sebagai bentuk dedikasi terhadap pelestarian khazanah budaya Islam Nusantara, Ustadz Boby Es-Syawal, tokoh seni dan budaya dari DKM Masjid Agung Kota Sukabumi sekaligus owner Rumah Batik Karamat dan Balekreasi 28, mendapat kehormatan dari Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah 8 di bawah naungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia untuk membuat replika Panji Kesultanan Banten.
Panji yang direkonstruksi merupakan replika dari manuskrip asli bernomor inventaris 5602b, yang tersimpan di Museum Nasional Indonesia sejak 1890. Bendera bersejarah itu kini telah dapat disaksikan oleh publik secara langsung di ruang pamer Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama, Serang, sebagai warisan budaya yang sarat nilai spiritual dan sejarah.

Lebih dari sekadar proyek seni rupa, kegiatan ini mengharuskan Ustadz Boby menekuni lintas disiplin ilmu—mulai dari filologi, arkeologi, sejarah, seni kriya, hingga ilmu hikmah. Pengalaman panjangnya dalam dunia batik dan kaligrafi diperkaya dengan pendekatan spiritual dan kebiasaan membaca manuskrip Arab-Melayu sejak kecil. Ia bahkan sempat mengikuti langsung diskusi artefak bersama alm. Prof. Muarif Ambari, pakar arkeologi Islam terkemuka.
“Proyek ini membuat saya belajar bukan hanya teknik, tapi makna. Dari tekstilologi hingga simbol-simbol sufistik, semuanya menyatu dalam selembar kain panji,” ungkapnya.
Lintas Ilmu dalam Replika Panji:
- Filologi: Pembacaan dan penafsiran teks manuskrip klasik berbahasa Arab dan Melayu.
- Arkeologi: Meliputi analisis tenun, pewarnaan alami, hingga kemungkinan penanggalan radiokarbon.
- Sejarah: Konteks sosial budaya Kesultanan Banten.
- Seni: Kaligrafi dalam motif batik, menjadikan panji sebagai seni tekstil Islami.
- Ilmu Hikmah: Rajah dan simbol spiritual yang menyiratkan kekuatan batin dalam panji tersebut.
Kini, BPK Wilayah 8 kembali memberikan mandat kepada Ustadz Boby untuk mereplika panji sejoli bernomor inventaris 5602a yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026 mendatang.
Ustadz Boby menutup pernyataannya dengan rasa syukur mendalam dan kutipan dari Alquran:
“Inna ma’al ‘usri yusro” — Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Dengan spirit itu, ia berharap masyarakat semakin mencintai warisan sejarah Islam Nusantara, sekaligus menguatkan kolaborasi antara pelaku seni, akademisi, dan komunitas keagamaan.

Profil:
Boby Es-Syawal
Bidang Seni & Budaya DKM Masjid Agung Kota Sukabumi
Owner Rumah Batik Karamat & Balekreasi 28
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Sekretariat DKM Masjid Agung Kota Sukabumi
Jl. A. Yani No. 55 Kota Sukabumi
(0266) 220035 – 0858 4613 9243
Email: masjidagungsukabumi@gmail.com
Instagram: masjidagung.smi
Download APP Masjid Agung Kota Sukabumi
klik disini
