Bencana Terjadi Ulah Orang yang Cinta Dunia dan Tidak Beragama - Masjid Agung Kota Sukabumi
  • Masjid Agung Kota Sukabumi adalah Pusat Ibadah, Ilmu & Persatuan di jantung Kota Sukabumi. Masjid Peradaban yang Inovatif & Kolaboratif.
Kamis, 1 Januari 2026

Bencana Terjadi Ulah Orang yang Cinta Dunia dan Tidak Beragama

Bencana Terjadi Ulah Orang yang Cinta Dunia dan Tidak Beragama
Bagikan

Bencana tidak selalu turun dari langit.
Kadang ia lahir dari tangan manusia sendiri—
dari hati yang tenggelam dalam cinta dunia,
dari jiwa yang lepas dari tali agama.

Ketika manusia mencintai dunia secara berlebihan,
dunia itu berubah menjadi berhala.
Segala sesuatu dikorbankan untuk membesarkannya:
hutan ditebang tanpa rahmat,
sungai dicemari tanpa malu,
gunung digali tanpa rasa takut,
amanah dijual tanpa iman.

Dan ketika agama tidak lagi menuntun,
maka nafsu menggantikan wahyu,
keserakahan menggantikan syukur,
ambisi menggantikan akhlak.
Pada saat itulah bumi mulai menjerit.

Al-Qur’an telah mengingatkan:
“Ẓahara-l-fasādu fil-barr wal-baḥr bimā kasabat aydin-nās.”
Kerusakan tampak di darat dan di laut, akibat ulah tangan manusia.

Bencana terjadi bukan karena alam membenci manusia,
tetapi karena manusia mengkhianati amanahnya sebagai khalifah.
Ia lupa bahwa bumi ini adalah titipan, bukan warisan kekal.
Ia lupa bahwa dunia hanya persinggahan, bukan tujuan akhir.

Orang yang cinta dunia melihat pohon sebagai uang, bukan rahmat;
melihat tanah sebagai komoditas, bukan amanah;
melihat manusia lain sebagai saingan, bukan saudara.
Maka ketika ia merusak, ia merasa wajar.
Ketika ia menindas, ia merasa pantas.
Ketika ia merampas hak, ia merasa berhak.

Inilah tanda tidak beragama dalam makna yang sejati:
bukan sekadar tidak menyebut nama Tuhan,
tetapi tidak menghadirkan Tuhan dalam perilaku.
Tidak ada takut, tidak ada malu, tidak ada tanggung jawab di hadapan Allah.

Dan ketika manusia demikian banyak,
maka bencana pun datang seperti cermin:
mencerminkan apa yang telah kita lakukan.
Banjir mengingatkan kita pada hutan yang hilang.
Longsor mengingatkan kita pada gunung yang dilukai.
Kekeringan mengingatkan kita pada sungai yang diabaikan.
Harga yang melonjak mengingatkan kita pada ketamakan yang merajalela.

Bencana adalah peringatan, bukan sekadar hukuman.
Ia mengetuk pintu hati agar manusia kembali kepada agama—
agama yang menahan tangan dari keserakahan,
agama yang menguatkan amanah,
agama yang mengajarkan bahwa dunia hanyalah ladang menuju akhirat.

Berbahagialah orang yang tidak dikuasai dunia.
Karena ia akan membangun, bukan merusak;
menjaga, bukan menghancurkan;
menebar berkah, bukan bencana.

Wallahu’alam

UPZ Masjid Agung Kota Sukabumi mengajak kaum muslimin untuk membantu saudara kita korban banjir & longsor nasional.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Sekretariat DKM Masjid Agung Kota Sukabumi
Jl. A. Yani No. 55 Kota Sukabumi
(0266) 220035 – 0858 4613 9243
Email: masjidagungsukabumi@gmail.com
Instagram: masjidagung.smi

Donasi lebih mudah, yuk scan QRIS nya:

Download APP Masjid Agung Kota Sukabumi
klik disini

SebelumnyaWaktunya Go Global! Masjid Agung Kota Sukabumi Utus 2 Pemuda Terbaik Ikuti Seminar Internasional Kemandirian Ekonomi MasjidSelanjutnyaUPZ Masjid Agung Kota Sukabumi Resmi Buka Layanan Donasi untuk Korban Banjir & Longsor Nasional
Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Agung Kota Sukabumi
Jl. A. Yani No. 55 Kel. Gunung Parang Kec. Cikole Kota Sukabumi
Tahun Berdiri1935